210528144523-ibund.jpg

Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, DH., SH, saat mengantarkan jenazah ibundanya, Hj. Sri Mulyati binti Rusdi Achmad Dermawan, yang meninggal dunia pada usia 76 tahun, di Bandung, Kamis (27/5/2021). (Foto: Permana/Humpro DPRD Kota Bandung)

Ibunda Wakil Ketua DPRD Achmad Nugraha Meninggal Dunia

JAVANEWS | KOTA BANDUNG,- Innalillahi wa innailaihi raajiun. Kabar duka datang dari Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, DH., SH, di mana ibundanya, Hj. Sri Mulyati binti Rusdi Achmad Dermawan meninggal dunia pada usia 76 tahun, pada Kamis (27/5/2021).

Almarhumah berpulang setelah berjuang melawan sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung.

Berbagai ungkapan duka cita dan rasa kehilangan pun disampaikan oleh para pelayat yang sebagian besar datang mulai dari tokoh Kota Bandung, pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung, pejabat Pemerintah Daerah Kota Bandung, tokoh politik, termasuk masyarakat sekitar dan pihak yang mengenal almarhumah.

Pelayat terus berdatangan melakukan takziah di rumah duka yang berlokasi di Jalan Terusan Martanegara Nomor 35, Kelurahan Gumuruh, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. Puluhan karangan bunga ungkapan duka cita yang dikirimkan oleh berbagai kolega pun menghiasi sekitar rumah duka.

Sebelum dikebumikan, jenazah almarhum disalatkan terlebih dulu di Masjid Jami At-Taufiq, untuk selanjutnya dimakamkan di TPU Gumuruh, Kecamatan Batununggal.

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., MM yang hadir melakukan takziah mengatakan, bela sungkawa dan rasa duka cita mendalam disampaikan atas nama seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung atas meninggalnya Hj. Sri Mulyati, ibunda dari wakil ketua DPRD Kota Bandung sekaligus ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung itu.

Tedy pun mendoakan agar almarhumah dapat diterima Islamnya, diampuni segala kekhilafannya, dan ditempatkan di tempat mulia oleh Allah SWT. Serta bagi keluarga yang ditinggalkan, agar senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan.

"Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung mengucapkan turut berduka cita dan bela sungkawa atas meninggalnya ibunda dari Bapak Achmad Nugraha, Hj. Sri Mulyati. Atas kepergian almarhumah, mari sama-sama kita terus dan tanpa henti mendoakan almarhumah, semoga almarhum diterima Islamnya, diampuni segala kekhilafannya, dan ditempatkan di tempat mulia oleh Allah SWT. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, agar senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan," ujarnya usai melakukan takziah di rumah duka.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, SH. Menurut Rieke, selain merasa sangat kehilangan dan berduka cita atas meninggalnya ibunda dari Achmad Nugraha, ia pun menjelaskan bahwa sosok almarhumah merupakan ibu yang sangat luar biasa bagi anak-anaknya dan keluarga besar DPC PDI Perjuangan Kota Bandung.

Rieke melihat selama ini Achmad Nugraha begitu menghormati dan menyayangi ibundanya itu.

"Tentunya atas nama pribadi dan keluarga besar dari PDI Perjuangan sangat berduka cita atas meninggalnya ibunda dari ketua kami. Semoga almarhumah meninggal dalam keadaan husnulkhatimah, diterima segala amal perbuatannya, diampunkan segala dosanya, dan saya yakin almarhumah husnulkhatimah, karena telah mampu melahirkan seorang anak bernama Achmad Nugraha yang betul-betul pejuang partai dan pembela masyarakat lemah. Mudah-mudahan doa terbaik dari kami dapat diijabah oleh Allah SWT," ucapnya.

Sementara itu, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bandung yang juga anggota DPRD Kota Bandung, Folmer S.M. Silalahi mengatakan, semasa hidup, almarhum memiliki jasa yang sangat besar, bukan hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan, tetapi juga terhadap masyarakat sekitar. Hal itu dibuktikan dengan jumlah pentakziah yang terus berdatangan sejak pagi hari tadi, hingga saat ini.

"Pertama, kami keluarga besar dari DPC PDI Perjuangan Kota Bandung merasa sangat kehilangan dan kesedihan yang sangat mendalam atas berpulangnya orangtua kami, ibunda tercinta dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandung, Bapak Achmad Nugraha. Perasaan kehilangan bukan hanya dirasakan oleh kami, tapi juga oleh orang-orang yang mengenal sosok beliau, baik elemen maupun komponen masyarakat maupun pejabat pemerintah, terutama masyarakat sekitar yang terus berdatangan ke rumah duka," ujarnya.

Dirinya pun meminta agar seluruh pihak yang mengenal sosok almarhumah agar selalu mengantarkan doa bagi almarhumah dan keluarga yang ditinggalkan agar selalu diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

"Kami berdoa, agar almarhum dapat diampuni dosanya, diterima amal perbuatannya dan ditempatkan di sisi terbaik dari Tuhan Yang Maha Esa," katanya.***

Penulis/Pewarta: Tim Javanews
Editor: Ibnu
©2021 JAVANEWS.TV

Komentar