Legislator : Desa Wisata Butuh Perda

211017214617-legis.jpeg

Desa Wisata (Foto: Net)

JAVANEWS.TV I BANDUNG,-

DPRD Jabar, saat ini telah menunjukkan komitmennya yaitu mendukung kemajuan desa sebagai ujung tonggak penyelenggaraan pembangunan. Komitmen itu ditunjukkan dengan digulirkannya inisiatif Ranperda tentang Desa Wisata

Ranperda tentang Desa Wisata itu, kini masih dalam pembahasan di DPRD Jabar. Berkenaan dengan pembahasan ini, diharapkan dalam waktu secepatnya dapat ditetapkan menjadi Perda.

"Harapannya jika nanti RanPerda ini menjadi Perda dapat memberikan manfaat adanya penambahan desa di berbagai daerah menjadi desa wisata,"kata
Anggota Fraksi Partai Gerindra Persatuan DPRD Jabar Dapil Kabupaten Sumedang, Majalengka, Subang, Heri Ukasah Sulaeman, dalam keterangannya, Senin (18/11/2021)

Heri, mengatakan jika Ranperda tentang Desa Wisata menjadi Perda, jangan hanya menjadi simbolis sebagai penambahan kuantitas Perda baru

"Namun, diharapkan menjadi manfaat luas yaitu manfaat untuk kesejahteraan masyarakat secara luas,"tegasnya

Dia menilai kesejahteraan itu, dapat terwujud dengan hadirnya penyelenggaraan pembangunan di desa secara maksimal, dengan menempatkan seluruh potensi di desa dikolaborasikan mendukung pengembangan sektor pariwisata.

"Dengan kondisi demikian, penduduk yang tinggal di desa memanfaatkan potensi desa tanpa bekerja di Kota,"ujarnya

Heri menyebutkan untuk Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang, sebagian besar penduduk tinggal di pedesaan.

Dengan kondisi itu, sangatlah realistis , jumlah desa wisata bisa dikembangkan di 50 persen dari jumlah desa yang ada di wilayah tersebut.

Untuk desa wisata yang disiapkan, melalui Perda yang nanti diterbitkan , perlu disiapkan pedoman untuk membentuk perangkat kelembagaan desa wisata.

Dukungan anggaran setiap tahun harus disiapkan, terutama anggaran untuk peningkatan sumber daya pariwisata dan pengembangan ekonomi kreatif.

Anggaran yang perlu disiapkan , diantaranya untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia , yang meliputi pengelola desa Wisata, pelaku usaha dan masyarakat di sekitar desa wisata

Heri, menambahkan dengan nanti berlakunya Perda tentang Desa Wisata, pihak Dinas Pariwisata baik Provinsi maupun Kabupaten perlu membuat berbagai program strategis.

Program strategis itu, antara lain : pendidikan, pelatihan dan ketrampilan di bidang pariwisata serta fasilitasi penerapan program sertifikasi kompetensi bagi sumber daya manusia desa wisata.

"Dukungan dari pemerintah juga diperlukan untuk Fasilitasi sarana pendukung terutama akses jalan, prasarana umum serta moda transportasi,"pungkasnya

Pewarta: Rahmat
Editor: Rahmat
©2021 JAVANEWS.TV

Komentar