Bio Farma dan Lembaga Riset Stem Cell and Cancer Research Sepakat Kerjasama di Bidang Penelitian

210914221225-bio-f.jpeg

Bio Farma dan Lembaga Riset Stem Cell and Cancer Research Sepakat Kerjasama di Bidang Penelitian (Foto: Istimewa)

JAVANEWS.TV I BANDUNG,- Bio Farma sebagai Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang penelitian, pengembangan, dan produksi vaksin, antisera, alat kesehatan, dan produklife sciencesakan menjajaki rencana kerja sama dengan sebuah lembaga riset Stem Cell and Cancer Research (SCCR).

Penjajakan awal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan di Bandung pada tanggal 7 September 2021, yang dilaksanakan oleh Direktur Pemasaran, Penelitian dan Pengembangan Bio Farma, Sri Harsi Teteki, dengan Assoc Prof. DR. dr. Agung Putra. MSi. Med., selaku Director of SCCR.

Sri Harsi Teteki mengatakan, bahwa awal penandatanganan ini, diharapkan Bio Farma dapat menghilirisasi hasil penelitian - penelitian yang dilakukan lembaga penelitian yang mempunyai inovasi dalam bidang bioteknologi. Bio Farma sudah beberapa kali bekerjasama dengan beberapa lembaga penelitian.

Dalam masa pandemi ini, Bio Farma sudah menghasilkan setidaknya 3 produk yang dihasilkan dari kerja sama dengan star-up, dalam menghasilkan kit diagnostik untuk tracking and tracing seperti RT-PCR m-BioCov, Bio-Vtm, dan yang terbaru adalah Biosaliva sebagaimetode pengambilan sampel PCR Test dengan metode kumur (gargle PCR), ungkap Sri Harsi dalam keterangan resminya, Selasa (14/9/2021)

Bio Farma membuka lebar untuk melakukan hilirisasi hasil riset anak bangsa, yang sesuai dengan standar / kriteria industri.

Kami dari SCCR menyambut baik penjajakan awal kerjasama produksi dan distribusi Secretome temuan anak bangsa guna kepentingan yang lebih besar yang sangat bermanfaat mengatasi pandemi Covid19 terang Agung Putra. Semoga kerjasama ini bisa berjalan dengan baik demi kemajuan bangsa Indonesia kedepan. Saya yakin negara kita memiliki keunggulan dibidang Bio Science mengingat negara kita kaya akan sumber hayati.

"Kita harus kembali ke alam pungkas Agung Putra.

Pewarta: Rahmat
Editor: Rahmat
©2021 JAVANEWS.TV

Komentar