Terjadi Gempa, Bapeten Akan Awasi Fasilitas Pengguna Tenaga Nuklir di Cianjur

221130212200-terja.jpg

(Foto : Wawan)

JAVANEWS | BANDUNG,- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) berencana melakukan pengawasan fasilitas fasilitas yang menggunakan tenaga nuklir di wilayah Cianjur. Hal itu terkait dengan dengan terjadiya gempa bumi dengan magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu.

Namun demikian sejauh ini Bapeten belum menerima informasi adanya paparan radiasi nuklir akibat gempa bumi di Cianjur. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Komunikasi Publik Bapeten Abdul Qohhar Teguh Eko Prasetyo, kepada wartawan pada acara Desiminasi Pengawasan dan Pemanfaatan Tenaga Nuklir, di Kota Bandung, Rabu (30/11/2022).

"Jadi sampai saat ini kita belum menerima informasi yang pasti, apakah ada dampak khusus terhadap fasilitas-fasilitas yang berpotensi menimbulkan radiasi nuklir di Cianjur," katanya.

Namun, katanya, saat terjadi gempa listrik padam, sehingga unsur radioaktif dari peralatan medis di rumah sakit di wilayah terdampak gempa tidak secara otomatis menimbulkan paparan radiasi.

"Kalau kita berbicara fasilitas radiasi alat ronsen kebanyakan. alat ronsen ini bisa mengeluarkan radiasi kalau ada gempa pasti listrik mati, dalam kontek ini pasti tidak ada radiasi yang keluar," tandasnya.

Abdul menerangkan bahwa jika ada kejadian gempa di satu wilayah, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat selaku pemegang data fasilitas kesehatan.

"Nah, nanti kita dapat memastikan apakah, ada fasilitas yang terdampak atau tidak, kalau ada apakah ada dampak ke masyarakat apa tidak?" terangnya.

Meski begitu, dia mengaku masih menunggu kabar pasti dari pihak perizinan maupun inspeksi di Kabupaten Cianjur,Abdul pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan khawatir terkait radiasi akibat gempa Cianjur, selama tidak ada informasi resmi dari Bapeten.

"Kalau ada terjadi sesuatu kita akan informasikan kepada masyarakat. selama tidak ada informasi Insya Allah aman," katanya. (wan)

Pewarta: Wawan
Editor: Agus Hermawan
©2022 JAVANEWS.TV

TAGS:

Komentar