Kesalahan Fatal Para Tokoh KKN di Desa Penari

220514103328-kesal.jpg

Adegan Film KKN di Desa Penari ()

JAVANEWS.TV I JAKARTA,-

Seperti yang kita ketahui, filmKKN di Desa Penaribercerita tentang kisah para mahasiswa yang harus berhadapan dengan teror para makhluk astral. Momen-momen horor yang terjadi dalam cerita tersebut tak lepas dari beberapa kesalahan yang mereka lakukan.

Berikut kesalahan yang dilakukan para mahasiswa sehingga mereka kena teror seperti dikutip duniaku.com

1. Memaksa agar diijinkan mengadakan program KKN ( Ayu )

Bisa dibilang ini adalah kesalahan pertama yang muncul saat awal tragedi ini dimulai.

Saat itu, Ayu dibantu oleh Ilham, kakaknya memohon kepada Pak Prabu untuk diijinkan mengadakan kegiatan KKN di desanya.

Pak Prabu sendiri sudah menolak keras karena bahaya yang tersimpan di kampungnya tersebut. Sayangnya, Ilham dan Ayu juga bersikukuh sehingga kepala desa tersebut terpaksa menerimanya.

Tidak hanya Pak Prabu yang mulanya enggan, warga lain seperti Bu Sundari juga tak mau menerima kedatangan para mahasiswa.

Jika saja Ayu tak memaksa, mungkin kelompoknya bisa mendapat tempat yang jauh lebih aman daripada desa Pak Prabu.

2. Melanggar larangan melewati Tapak Tilas ( Bima

Larangan ini sebenarnya sudah dijelaskan oleh Pak Prabu kepada para mahasiswa saat mereka berkeliling desa.

Menurut Pak Prabu sendiri, Tapak Tilas adalah batas di mana para manusia tidak boleh melewati tempat tersebut.

Area itu sendiri dikisahkan sebagai kediaman para lelembut hutan yang mengelilingi kampung tempat mereka KKN. Oleh karena itu, Pak Prabu memperingatkan para mahasiswa untuk tak mendekati Tapak Tilas.

Sayangnya, salah satu dari mereka justru melanggar aturan tersebut. Hal ini diketahui Nur dan teman-temannya yang sering melihat Bima pulang malam dari tempat angker itu.

Jika Bima tak pergi ke Tapak Tilas, ia tak akan jatuh ke perangkat Badarawuhi.

Pewarta: Rahmat
Editor: Rahmat
©2022 JAVANEWS.TV

TAGS:

Komentar