Cegah Varian Mu, Kemenhub Bakal Perketat Bandara dan Pelabuhan Internasional

210907221355-cegah.jpeg

Cegah Varian Mu, Kemenhub Bakal Perketat Bandara dan Pelabuhan Internasional (Foto: Net)

JAVANEWS.TV I JAKARTA,-

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah varian baru virus corona penyebab Covid-19 yakni B.1.621 atauvarian Mu, masuk ke Indonesia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun telah meminta jajarannya untuk melakukan konsolidasi internal dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Mulai dari koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan, Satgas Penanganan Covid-19, hingga Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sesuai arahan Bapak Presiden untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, kami segera menyiapkan langkah-langkah untuk mengantispasinya, ujar Budi Karya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/9/2021).

Ia mengatakan, untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, maka salah satu hal yang perlu dilakukan adalah pengendalian transportasi.

Pengendalian dilakukan pada simpul-simpul transportasi yang melayani rute-rute internasional, yakni bandara maupun pelabuhan internasional.

Selain itu, Kemenhub juga akan melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri untuk melakukan penjagaan, meminta pendapat dari para ahli epidemiologi, dan mencari informasi tentang pengalaman negara lain terhadap varian baru tersebut.

Di sisi lain, Kemenhub berkoordinasi pula dengan operator sarana dan prasarana transportasi agar tetap konsisten menjalankan protokol kesehatan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya varian baru Covid-19.


Kami segera menggelar pertemuan untuk berkoodinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk menentukan langkah-langkah pengendalian yang diperlukan, dalam rangka mencegah masuknya varian baru Covid-19, ujar Budi Karya.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memasukkan virus corona varian Mu ke dalam daftar variant of interest (VOI). Varian ini dikhawatirkan tak terpengaruh dengan kekebalan orang yang sudah menerima vaksin Covid-19.

Varian Mupertama kali teridentifikasi di Kolombia pada Januari 2021. Namun, sejauh ini prevalensi varian Mu di seluruh dunia masih rendah, yakni kurang dari 0,1 persen.

Meskipun tergolong baru ditemukan, varian Mu telah terdeteksi di 39 negara di dunia. Hal ini pula yang membuat WHO menambahkan varian virus corona ini ke dalam daftar pantauan.

Setidaknya terdapat 32 kasus infeksi varian Mu di Inggris.

Menurut laporan Public Health England (PHE), sebagian besar kasus infeksi varian Mu di London terjadi pada anak muda, bahkan yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Saat ini, varian Mu juga telah terdeteksi di Amerika Selatan, Amerika Serikat (AS), Eropa, dan Hong Kong.

Pewarta: Rahmat
Editor: Rahmat
©2021 JAVANEWS.TV

Komentar