Fahri Hamzah Menduga Tiket Capres 2024 Sudah Dimonopoli Oligarki

220427154747-fahri.jpg

(Foto : Wawan)

JAVANEWS | BANDUNG,- Wakil Ketua Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Fahri Hamzah mengungkapkan tiket calon Presiden di pilpres 2024 mendatang sudah ada ditangan para oligarki.

Padahal, seharusnya tiket capres ini diambil dari perolehan suara pemilu terbaru yakni tahun 2024 melalui perolehan suara parpol.

"Kita harus bereskan tiket palsu atau tiket kadaluwarsa itu, setelah itu baru masalah electoral threshold pada pemilu terbaru di 2024 itu, " kata Fahri Hamzah usai melakukan kunjungan ke sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat, Minggu (24/04/2022).

Fahri mengatakan threshold dari hasil pemilu legislatif 2024 akan menjadi tiket baru. Karena, kata Fahri, electoral threshold itu syarat kemenangan bukan syarat maju menjadj capres.

"Di seluruh dunia itu tidak ada threshold dijadikan syarat maju menjadi capres, tapi syarat kemenangan. Kalau syarat maju seperti di Amerika melalui konvensi dari tingkat bawah sampai tingkat tertinggi," paparnya.

Ini berbeda dengan Indonesia, lanjut Fahri, sebuah partai tanpa syarat bisa mencalonkan pada putaran pertama. Dengan demikian tidak ada calon dari independen, semua capres mengunakan kendaraan partai politik.

"Akan menjadi rumit (calon independen), pakaikan partai politik. Karena partai politik juga ingin memenangi sebagai bentuk keterpilihan dari masyarakat, " ujarnya.

Dengan demikian, kata Fahri, semua bisa maju melalui partai politik hasil pemilu terbaru di 2024. Tiket terbaru inilah yang membuat semua pihak yang diunggulkan bisa diusung oleh partai politik untuk maju di capres 2024.

"Ini membuat Kang Emil bisa maju, Khofifah maju, pak Edi dari Sumut bisa maju, (wakil) dari Lombok bisa maju, dan ketua Umum saya, pak Anis Matta juga bisa maju. Ini yang muda-muda yang kasihan, mereka tidak punya tiket. Makanya tarung dulu di putaran pertama, boleh jadi ada ide terbaik. Nah nanti di putaran kedua terpilih jadi dua orang, ini saripatinya, " tegas Fahri.

Fahri tidak mengkhawatirkan banyaknya calon yang akan ikut bakal calon presiden. Dari partai politik yang terverifikasi hanya berlasan kandidat. "Jadi santai saja, itu ada caranya kok, " imbuhnya.

Usai melakukan pertemuan dengan pengurus IJTI Jabar, Fahri Hamzah pun menghadiri acara diskusi dengan para buruh di kantor DPW Partai Gelora Jawa Barat di jalan pasteur Bandung. Hadir dalam kesempatan tersebut Harris Yuliana Ketua Partai Gelora DPW Jabar, yang didampingi Ketua Bidang Ketenagakerjaan Rudi Darmawan serta para pengurus Partai Gelora DPW Jabar lainnya. (wan)

Pewarta: Wawan
Editor: Wawan
©2022 JAVANEWS.TV

Komentar