Tokoh dan Insan Olahraga KBB Minta Musorkablub KONI KBB Jauh Dari NIlai KKN

220517215046-tokoh.jpg

(Foto : Agus Hermawan)

JAVANEWS | KBB,- Insan pemerhati olahraga di wilayah Kabupaten Bandung Barat mendesak panitia penyelenggara musyawarah olahraga kabupaten (musorkab) luarbiasa KONI Kabupaten Bandung Barat bisa bersikap profesional. Sehingga pelaksanaan pemilihan Ketua Koni KBB bisa jauh dari nilai nilai KKN ataupun pelanggaran pelanggaran ADART.

Ketua Dewan penasihat Komite Peduli Prestasi Olahraga dan Seni Budaya Kabupaten Bandung Barat Megahari Pujiharto mengatakan, pihaknya telah melakukan audiensi dengan pengurus Koni KBB terkait pelaksanaan Musorkablub atau pemilihan Ketua KONI KBB pada 28 Mei 2022 mendatang. Hal itu seiring dengan mundurnya Ketua KONI KBB pada tahun lalu dan kini di isi oleh PLT Ketua KONI KBB.

"Kita berpesan kepada panitia, OC dan SC, bahwa rekrutment bakal calon ketua KONI diharapkan lolos secara seleksi normatif. Artinya tidak ada pelanggaran pelanggaran baik aturan maupun ADART yang telah ditentukan," jelas Megahari kepada wartawan, Selasa (17/5/2022).

Saat ini lanjutnya, panitia penjaringan bakal calon ketua KONI KBB menyatakan bahwa ada 12 orang yang telah mengambil formulir sejak dibuka 13 Mei lalu. Dalam hal itu ada 8 orang yang telah mengembalikan formulir kepada panitia.

"Artinya ada 8 kandidat yang masuk, tapi dalam perjalanannya yang satu mengundurkan diri, sehingga ada 7 bakal calon yang akan diteruskan dalam keputusan musyawarah pleno KONI KBB pada tanggal 19 Mei yang akan datang," katanya.

Terkait itu pihaknya berpesan kepada panitia musorkablub agar menerapkan aturan dengan baik. Dimana para bakal calon ketua KONI KBB merupakan sosok yang memiliki kredibilitas, kwalitas dan paham terhadap kondisi olahraga di KBB.

"Kita berharap KONI di pimpin oleh orang orang yang profesional. Harapanya nanti, tingkat kesejahteraan paara atlit dan pelatih bisa tercukupi," jelasnya.

Hal senada pun diungkapkan Asep Setia Permana tokoh masyarakat KBB yang sekaligus pemerhati olahraga KBB. Dikatakannya, ia berharap KONI KBB dipimpin oleh orang yang profesional dan paham kondisi olahraga di KBB maka prestasi olahraga pun bisa meningkat.

"Saat ini prestasi olahraga cukup bagus, dan bisa menjadi lima besar Jabar. Kedepan bisa jauh lebih baik. Makanya kita minta ke panitia dengan kriteria jangan ada KKN, jangan ada kedekatan dengan penguasa, karena ini kedepannya tidak akan bagus. Selain itu diharapkan bahwa bakal calon Ketua KONI KBB yang akan datang dia harus orang Bandung Barat. Karena yang tahu kondisi dan potensi KBB," jelasnya.

Menurutnya hal itu sangat penting, mengingat masyarakat lokal lebih paham kondisi di KBB ketimbang pendatang yang tidak tahu apa apa. Apalagi kalau calonnya dekat dengan penguasa, pihaknya khawatir hal tersebut malah membuat prestasi olahraga di KBB tidak berkembang.

"Apalagi kalau ada KKN, tentunya itu akan sangat memprihatinkan. Oleh karena itulah kita menghimbau kepada panitia untuk menjaga profesionalitas," jelasnya. (wan)

Pewarta: Wawan
Editor: Agus Hermawan
©2022 JAVANEWS.TV

Komentar