33 Guru Positif Covid-19

210603145629-33-gu.jpeg

33 Guru Positif Covid-19 (Foto: Net)

JAVANEWS.INFO I PEKALONGAN,- Berawal dari seorang guru tetap memaksa masuk ke sekolah meski mengalami demam, akhirnya terbongkar sebuahklaster SekolahMenengah Atas (SMA) diPekalongan,Jawa Tengah.

"Awal infonya, seorang guru sakit atau gejala panas. Kepala sekolah setempat menyayangkan hal tersebut, kenapa sudah tahu sakit kok tetap masuk," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto kepada Kompas.com saat ditemui di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan Rabu (2/6/2021).

Kata Slamet, guru yang tetap memaksa masuk ke sekolah meski sedang sakit itu berstatus guru tidak tetap.

Belakangan diketahui guru tersebut terkonfirmasi positifCovid-19.

"Karena guru tersebut masuk (pergi ke sekolah), akhirnya tiga orang guru yang kontak erat di-swab dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Kemudian tujuh orang di-swab lagi pada tanggal 28 Mei dan 1 positif," ujarnya.

Setelah itu, dilakukan pemeriksaan kepada 58 guru yang ada di sekolah itu. Hasilnya, ada 33 orang yang terinfeksi Covid-19.

Kata Slamet, beberapa guru dalam klaster ini sudah divaksin untuk dosis pertama, dan akan dijadwalkan akan mendapatkan dosis kedua pada 5 Juni 2021.

Masih kata Slamet, tidak menutup kemungkinan akan ada jumlah orang yang terjangkit Covid-19 di klaster ini.

Sebab, masih ada beberapa guru yang belum diperiksa.

Data dari Satgas Covid-19 Kota Pekalongan hingga Senin (31/5/2021), jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2.397 orang.

Sebanyak 143 orang di antaranya meninggal dunia, 54 isolasi mandiri, dan 10 masih dirawat.

Pewarta: Rahmat
Editor: Rahmat
©2021 JAVANEWS.TV

Komentar