Robert Tegaskan Tidak Ada Aksi Meludah Terhadap Dirinya

211017215559-rober.jpg

(Persib official)

JAVANEWS | BANDUNG,- Video keributan yang memperlihatkan kelakukan tidak terpuji dari COO Bhayangkara FC terhadap pelatih Persib Bandung menjadi viral, kedua belah pihak langsung melakukan klarifikasi. Dalam video yang tersebar di media sosial terlihat COO Bhayangkara FC, Sumardji seperti meludahi pelatih Persib, Robert Rene Alberts. Akibatnya hal itu pun menjadi viral dan memancing merahan Bobotoh.

Persib dan Bhayangkara pun langsung melakukan klarifikasi yang intinya menyebutkan kalau tidak ada kejadian COO Bhayangkara meludahi Robert. Usai menggelar premact preskon Robert memang sempat mengatakan kalau semuanya tidak ada masalah. Apa yang terjadi di dalam lapangan sudah mereka selesaikan dengan baik. Bahkan Sumardji sempat mendatangi Robert usai pertandingan.

"Kemarin itu di preskon, kita sudah sampaikan bahwa semuanya sudah tidak ada masalah, apa yang terjadi di dalam lapangan kita selesai, kita kembali setelah pertandingan selesai," ujar Robert, Minggu (17/10/2021).

Mengenai penilain orang-orang yang menyebutkan kalau Sumardji meludahinya, Robert menegaskan tidak pernah terjadi hal seperti itu. Pelatih asal Belanda ini pun membeberkan kronologis kejadian yang sempat terekam kamera tersebut.

"Bisa kita pastikan adalah COO Bhayangkara mendatangi saya dengan emosional, tetapi tidak ada meludah, itu jelas. Dia ingin menyampaikan sesuatu dan mendekati saya tapi bukan meludahi," bebernya.

Sementara itu Sumardji melalui media officer Bhayangkara FC, Angga Bratama
menyampaikan permohonan maafnya secara langsung kepada Robert. Disampaikannya, meskipun sempat terjadi ketegangan diantara kedua tim namun Angga menyebutkan kalau kedua tim masih tetap saudara didalam maupun di luar lapangan.

"Salam dari COO kami, Pak Sumardji yang tidak bisa datang karena ada kepentingan yang tidak bisa ditinggalkan. Dia meminta maaf soal hal kemarin, kita tetap sebagai saudara didalam maupun diluar lapangan. Mudah mudahan dengan kejadian ini jadi pembelajaran dan tidak ada lagi kejadian seperti ini," tegasnya. (ely)

Pewarta: Ely
Editor: Agus Hermawan
©2021 JAVANEWS.TV

Komentar