Rapid Test Komunal di Cicendo, Raih Apresiasi Dari Satgasus Kota Bandung

  • Redaktur by Wawan Rabu, 06 Mei 2020, 15:10

JAVANEWS.TV | BANDUNG,- Program Bandung Bangkit Bersama (BBB) berkolaborasi dengan Puskesmas Pasirkaliki dan Puskesmas Sukaraja serta Kecamatan Cicendo, Kota Bandung,  yang menggelar rapid test komunal tahap 1 di Cicendo, Sabtu (2/5/20) pagi mendapat apresiasi. Apresiasi diberikan oleh Ketua Harian  Satgasus Penanggulangan Covid Kota Bandung Ema Sumarna ketika menerima BBB di Balai Kota Bandung, Selasa (5/5/2020).

Dalam pertemuan tersebut pun BBB mengajak Pemkot Bandung untuk berkolaborasi dalam program yang sedang berlangsung dan dilakukan para relawan di Kecamatan Cicendo. Satgasus juga menyambut baik ajakan kolaborasi tersebut.

Ketua Harian Satgasus Penanggulangan Covid Kota Bandung Emma Sumarna diterima Ipong Witono (koordinator program), Prof dr Ramdan Panigoro dan dr William (bidang Kesehatan), Ronald Bessie (sekretaris), Echo (bidang Logistik), serta Rizal (bidang operasional).

Tahapan berikutnya yang dilakukan BBB adalah mengaktivasi dapur umum dengan pelibatan warga yang dikoordinir oleh kelurahan, persiapan rapid test komunal tahap kedua, dan persiapan program isolasi mandiri. Dan saat ini, Rabu (6/5/20), tim relawan Satgas Covid BBB mengikuti TOT pelatihan relawan via aplikasi zoom sebagai bekal pengetahuan tentang Covid - 19 di Posko Cicendo dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat dengan narasumber Dr. Joe Wimpi Manikam (AMP), Dr Rudi Ulut Sp.An, dr Zul Sp.M, Andi Daging dan Hanny dari Wanadri.

Seperti diketahui Program Bandung Bangkit Bersama (BBB) berkolaborasi dengan Puskesmas Pasirkaliki dan Puskesmas Sukaraja serta Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, menggelar rapid test komunal tahap 1 di Cicendo, Sabtu (2/5/20).

Tes cepat yang digelar di RT 03/RW 04 Kelurahan Pajajaran ini merupakan dukungan bantuan dari Solidaritas Berantas Covid-19 dan Cisdi.

Seorang inisiator BBB Ipong Witono di lokasi tes mengatakan, rapid test ini sebagai upaya untuk memetakan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kecamatan Cicendo.

Baca Juga:

Wisatawan Asal Jabar ke Pangandaran Tak Perlu Lagi Sertakan Hasil Rapid Test

Berapa Lama Masa Berlaku Rapid Test dan PCR?

“Tes cepat ini diutamakan bagi tenaga kesehatan dan orang dalam pemantauan (ODP) dari 50 warga Cicendo yang suspect Covid-19,” ujar Ipong dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5).

Adapun prosedur rapid test ini, setiap orang akan dites dua kali dalam jangka 7-10 hari.
Penentuan peserta yang akan dites ditentukan sepenuhnya oleh pihak UPT Puskesmas Pasirkaliki dan UPT Puskesmas Sukaraja.

Sejumlah aparat kewilayahan hadir memantau pelaksanaan rapid test ini Camat, Kapolsek, Danramil, termasuk Komandan Operasi Posko penanganan Covid-19 BBB H. Soma Suparsa.

“Rapid test pertama untuk tenaga kesehatan sudah dilakukan kemarin dan hasilnya negatif. Untuk rapid test komunal tahap awal akan diikuti 50 warga dalam kategori ODP,” kata Ipong.

Pada pelaksanaan tes cepat ini, Puskesmas Pasirkaliki dibantu sejumlah relawan yang memakai alat pelindung diri (APD) dan prosedur protokol kesehatan.

Menurut Ipong, rapid test komunal ini menjadi pijakan awal pendataan program isolasi mandiri yang direncanakan dalan program BBB. Dari hasil tes itu, diharapkan BBB bisa memilih peserta isolasi mandiri yang sesuai dengan kriteria.

“Saat ini program isolasi mandiri sedang dalam perencanaan untuk terus dimatangkan. Sesuai protokol kesehatan, khusus relawan yang akan menangani program isolasi mandiri diwajibkan untuk ikut rapid test atas donasi Eiger,” ucap Ipong. (Wan)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..