Legislator Kritik IPDN Depan Mendagri

  • Redaktur by rahmat Rabu, 15 Jul 2020, 17:15

Foto: Tribunnews.com

JAVANEWS.TV I JAKARTA,-

Komisi II DPR menyoroti sejumlah persoalan dalam pembinaan pendidikan para praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat. Hal itu diungkap dalam rapat kerja bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Senin (13/7).

Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang menyoroti fenomena oknum pengasuh di IPDN yang kerap meminta 'setoran' tertentu kepada para praja sebagai pelicin untuk mendapatkan sesuatu.

Junimart menyebut praktik itu ia ketahui berdasarkan pengalaman sanak saudaranya yang kuliah di IPDN.


"Bagaimana pengasuh itu menekan para praja, untuk mendapatkan sesuatu. Setoran-setoran pak. Saya punya saudara di sana 4, para pengasuh minta uang, memaksa," kata Junimart kepada CNN Indonesia.

Junimart menyatakan bila praja tak menyerahkan setoran, para pengasuh itu tak akan mempermudah urusan praja tersebut.

Baca Juga:

Wadidaw! Pemerintah Bolehkan PNS Pria Berpoligami

Minta Kepala Daerah Tak Timbun Masker Corona, Sindir Wali Kota Risma?

"Kalau tidak [kasih setoran] akan jadi gini, kalau tidak begini akan begitu. Gitu pak," kata Junimart.

Ia juga menyoroti budaya kekerasan, penyalahgunaan narkoba hingga aborsi di lingkungan IPDN yang disebutnya masih ditemukan. Menurutnya praktik tersebut harus ditindak tegas agar para praja yang dididik sebagai calon birokrat memiliki integritas yang baik.

Anggota Komisi II lain, Sodik Mujahid menyoroti kemampuan intelektual mahasiswa IPDN. Menurutnya mahasiswa IPDN hanya unggul fisik motorik, namun tidak intelegensinya.

"Di kalangan mahasiswa, itu ada sebuah pendapat pak. Kalau lomba cerdas cermat dan diskusi kami yang menang. Kalau lomba olahraga IPDN yang menang. Jadi mereka unggul di aspek motoriknya. Apakah benar begitu? jika iya perlu ada perbaikan proses pendidikannya," kata Sodik.

Tito akan Pidanakan

Tito menyatakan bakal memidanakan pihak-pihak yang melakukan tindak pelanggaran dalam lingkungan IPDN.

"Yang aborsi, narkoba atau kekerasan, ada yang katanya setoran, kita akan zero tolerance. kita akan tindak dan pidanakan. karena itu efek jera," kata Tito. (MAT)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..