Gelar Operasi Penggunaan Masker, Kasatpol PP Jabar Minta Masyarakat Patuhi Aturan

  • Redaktur by Wawan Rabu, 29 Jul 2020, 11:28

JAVANEWS.TV | BANDUNG,- Satuan polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Barat mulai melaksanakan operasi kepatuhan penggunaan masker di lingkungan internal Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan masyarakat. Operasi tersebut sebagai bentuk implementasi  Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan COVID-19 di Daerah Provinsi Jabar. 

Kasatpol PP Provinsi Jawa Barat M.Ade Afriandi mengatakan, operasi kepatuhan tersebut sebagai
tindak lanjut pergub 60/2020 tentang pengenaan sanksi administratif terhadap pelanggaran PSBB dan AKB di jabar.

"Tentunya satpol pp sebagai bagian dari gugus tugas punya tugas penegakan terhadap perda. Termasuk tanggung jawab sosialisasi terhadap penindakan sanksi. Hari ini kami lakukan di 4 titik di sekitar gedung sate. Seperti halnya di halaman depan, hingga monumen perjuangan, DPRD Jabar dan taman lansia," jelas Ade disela kegiatan operasi kepatuhan penggunan masker di gedung sate, Rabu (29/7/2020).

Diungkapkan Ade, pada awal operasi kepatuhan pihaknya menyasar kedisiplinan dari ASN Pemprov Jabar yang akan dilakukan dalam seminggu kedepan.

"Targetnya para ASN Pemprov Jabar dan masyarakat, agar mereka mengetahui dan memahami, mematuhi disiplin. Harapannya ASN bisa menjadi corong sosialisasi Pergub 60 tahun 2020 di lingkungannya," kata Ade yang didampingi Budi Hermawan Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jabar.

Dalam pelaksanaannya, para ASN dan masyarakat yang tidak pakai masker maka akan dilakukan teguran dan akan diberikan masker.
Baca Juga:

UMC Rilis Buku Krisis Komunikasi Dalam Pandemi Covid-19

Tampung di Hotel Bintang Lima, Gubernur Jabar Sambangi Tenaga Medis Perawat Pasien COVID-19


"Bagi ASN yang pakai masker tapi tidak benar menggunakannya ataudisimpan di dagu atau saku, maka kami akan berikan pemahaman bahwa menggunakan masker sangat penting untuk menjaga lingkungan dan masyarakat. Termasuk bagi keluarga mereka " katanya.

Oleh karena itulah lanjutnya, dalam saru minggu kedepan operasi kepatuhan penggunaan masker akan didorong terkait pemahaman dan sosialisasi pergi 60 tahun 2020.

Setelah 1 minggu ini, lanjutnya sosialisasi akan di lakukan bersifat operasi gabungan terpadu antara Satpol PP provinsi Jabar dengan satpol PP yang ada di kabupaten kota. Termasuk juga melibatkan gugus tugas.

"Seperti hari ini kita lakukan dari satpol PP provinsi dengan satpol PP Kota Bandung dan gugus tugas. Ini jadi model untuk operasi terpadu, sosialisasi dan upaya untuk bangun sinergi. Yang penting bagaimana masyarakat patuh bukan karena ada sanksi atau denda, tapi memang peduli terhadap diri maupun keluarga dan sesama," jelasnya.

Disinggung terkait denda administratif, Ade pun mengatakan, terkait denda dalam pergub ada 4 wilayah, yakni untuk area pendidikan, wisata, perekonomian atau pun publik. Dimana sanksinya berlaku dimulai yang ringan, sedang dan berat.

"Untuk denda administratif itu bervariasi antara 100 ribu hingga 500 ribu. Itu tergantung area dan pelaku pelanggarannya, ada individu dan perusahaan. Ini yang akan kita sosialisasikan bersama. Kami tidak berkehendak dalam sanksi ini bersifat uang cash, apalagi diterima petugas, karena untuk pembayaran sanksi denda melalui aplikasi pikobar," katanya. (wan)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..