Aktivis 98 : Salah Besar Kalau Wapres KH.Ma'ruf Amin Bertemu HRS

  • Redaktur by Wawan Sabtu, 21 Nov 2020, 19:50

JAVANEWS.TV | BANDUNG,- Aktivis 98 yang tergabung dalam Perhimpunan Pergerakan jejaring Nasional aktivis 98 (PPJNA) 98 dan Barikade 98, mempertanyakan rencana Wakil Presiden Ma’aruf Amin untuk menemui pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab alias HRS.

Sekjen PPJNA 98 Abdul Salam Nur Ahmad mengatakan, rencana Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin yang menyatakan diri bersedia bertemu pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab atau HRS, merupakan sebuah kesalahan.

"Itu salah besar apabila Wapres KH.Ma'ruf Amin menyatakan siap ketemu HRS, HRS itu sudah menghina lembaga negara, menghina TNI, menghujat Polri , secara terbuka labrak aturan protokol kesehatan, HRS merencanakan makar akan merubah NKRI yang berdasar Pancasila menjadi NKRI bersyariah," jelas Abdul Salam Nur Ahmad Sekjen PPJNA 98, dalam konprensi pers bersama Barikade 98, PPJNA 98, Jarnas 98, di Pawon Pitoe Kota Bandung, Sabtu (23/11/2020).

Menurutnya HRS tidak pantas dan tidak layak untuk ditemui, apalagi Wapres KH.Ma'ruf Amin akan ketemu HRS.

"Biarkan HRS ditangkap oleh aparat penegak hukum dalam hal ini Polri,"katanya.

Terkait itu Abdus Salam pun meminta kapolri untuk bertindak tegas.

"Kapolri harus tegas, jangan biarkan apalagi HRS akan keliling melakukan provokasi pecah belah rakyat itu akan menjadi pemicu konflik sosial akan berakibat instabilitas nasional, akan berbuat makar merubah NKRI menjadi NKRI Bersyariah," katanya.

Hal senada pun diungkapkan Budy Hermansyah Ketua Barikade 98 yang juga Presidium Jarnas 98 Bergerak. Dikatakannya Wapres harus menghargai Bapak Presiden Jokowi. Sehingan wapres diharap jangan datang atau ketemu dengan Habieb Rizieq Shihab.

"HRS sudah keterlaluan Presiden Jokowi dihujat, TNI dihina, Polri dihina yang lebih parah lagi, HRS telah berbuat makar merencanakan merubah NKRI yang berdasarkan Pancasila menjadi NKRI Bersyariah, itu perbuatan makar HRS harus diseret, diperiksa dan diproses hukum. HRS harus ditangkap mempertanggung jawabkan kesalahannya dihadapan hukum," ungkapnya. (wan)

  • Share
Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..