Guru Beragama Kristen Ini Akan Mengajar di Madrasah

  • Redaktur by rahmat Kamis, 04 Feb 2021, 15:00

Foto: suara.com

JAVANEWS.TV I BANDUNG,- Eti Kurniawati tak menduga akan menjadi salah satu pengajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tana Toraja. Guru beragama Kristen ini pun dibikin kaget saat menerima SK Pengangkatan menjadi guru CPNS.

Alhasil, Eti yang saat ini tinggal di Makassar, akan menjadi guru wanita pertama di MAN Tana Toraja yang tidak berjilbab.

"Awalnya saya kaget ketika menerima SK dan mengetahui bahwa saya ditempatkan di MAN Tana Toraja. Saya pikirnya akan ditempatkan di sekolah umum sesuai agamaku," ujar Eti Kurniawati dilansir dari laman Kemenag, Selasa (2/1/2021).

Eti Kurniawati adalah guru geografi dan telah menerima SK pengangkatan sebagai guru CPNS bersama 8 CPNS lainnya.

"Tapi ya karena saya yakin ini adalah rencana Tuhan dalam hidup saya, maka akan saya jalani sebaik mungkin dan berusaha beradaptasi dengan lingkungan yang baru nantinya," kata Eti Kurniawati.

Meski tidak akan memakai jilbab, Eti akan beradaptasi dengan cara memakai rok panjang dan juga baju lengan panjang.
Baca Juga:

Ini Dia Sekolah Pengurus Kuda Zaman Belanda di Kota Cimahi

Jangan Ketinggalan, Yuk Daftar CPNS 19 Perguruan Tinggi Kedinasan


"Karena lingkungan tempatku nanti semua pada pakai jilbab, maka saya harus beradaptasi dengan menggunakan baju lengan panjang dan rok panjang pula," kata Eti Kurniawati.

Alumnus Universitas Negeri Makassar ini juga akan tetap memegang teguh keyakinan agamanya, seraya menghormati keyakinan orang lain.

Sementara itu, pengangkatan Eti yang beragama Kristen sebagai guru di sekolah Islam, tidak melanggar Peraturan Menteri Agama (PMA) RI tentang pengangkatan guru madrasah.

"PMA Nomor 90 Tahun 2013 telah diperbaharui dengan PMA Nomor 60 Tahun 2015 dan PMA Nomor 66 Tahun 2016, di mana pada Bab VI Pasal 30 dicantumkan tentang standar kualifikasi umum calon guru madrasah (khususnya pada poin a), yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tidak disebutkan bahwa harus beragama Islam," jelas Analis Kepegawaian Kemenag Sulsel Andi Syaifullah.

Eti juga mengajar pelajaran umum, dan bukan pelajaran terkait agama Islam. Justru, menurut Andi ini adalah salah satu bentuk moderasi beragama di mana Islam tidak menjadi eksklusif bagi agama lainnya.

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..