Aplikasi Hear Me Bantu 16 Juta Tuna Rungu

  • Redaktur by rahmat Rabu, 24 Feb 2021, 08:00

Foto: Istimewa

JAVANEWS.TV I BANDUNG,-

Hear Me, aplikasi penerjemah Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dengan tampilan 3D animasi pertama di Indonesia secara resmi membuka layanannya bagi seluruh masyarakat.

"Mulai hari ini, aplikasi Hear Me dapat di unduh gratis melalui App Store dan Play Store,"kata CEO Hear Me Athalia Mutiara Laksmi dalam keterangan resminya, Rabu (24/2/2021)

Hear Me hadir untuk menjembatani komunikasi antara lebih dari 16 juta Teman Tuli di Indonesia dengan Teman non-Tuli atau yang biasa disebut dengan Teman Dengar. Aplikasi ini menjawab kebutuhan Teman Tuli akan aplikasi yang mampu membantu mereka dalam berkomunikasi setiap harinya.

Surya Sahetapy, salah satu narasumber dalam webinar ini menambahkan, kurangnya akses bahasa isyarat, dan adanya gap komunikasi antara Teman Tuli dan Teman Dengar ini seringkali menimbulkan kesenjangan, baik di sekolah, tempat kerja, atau tempat umum lainya.

"Tidak jarang, Teman Tuli juga kerap kali mendapatkan perlakuan berbeda karena rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menghargai bahasa isyarat sebagai bahasa ibu, sehingga banyak dari Teman Tuli merasa dikucilkan.”jelasnya

Dengan melakukan kolaborasi bersama teman-teman disabilitas, Yura Yunita sebagai musisi di Indonesia membuktikan bahwa musik dapat dinikmati melalui untaian gerakan bahasa isyarat yang bermakna bersama dengan Bunda Galuh salah satu orang yang ahli dalam bahasa isyarat. Melalui lagu yang berjudul “Merakit”,
Baca Juga:

Percepatan Pembangunan, Pemkab Bogor Minta Bantuan Rp1,94 Triliun kepada Pemprov Jabar

Sosialisasikan Bantuan Litapdimas, 138 Dosen Ikuti Workshop Kopertais


"Keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk merakit mimpi menjadi nyata.” ungkapnya.

Hear Me pertama kali dirintis oleh empat mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) ITB yang bernama Athalia Mutiara Laksmi, Nadya Sahara Putri, Octiafani Isna Ariani, dan Safirah Nur Shabrina pada tahun 2019. Inspirasi untuk membuat Hear Me tercetus ketika keempatnya menaiki taxi online yang pengendaranya merupakan Teman Tuli. Dari percakapan sepanjang perjalanan itulah ke empat pendiri Hear Me menyadari betapa pentingnya medium penerjemah bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas. 

Secara sederhana, sistem kerja Aplikasi Hear Me adalah; Teman Dengar merekam suara atau mengetik tulisan lalu akan otomatis diterjemahkan ke gerakan bahasa isyarat dalam tampilan 3D animasi. Lalu kedepannya akan ada fitur yang dapat mendeteksi gerakan bahasa isyarat lalu akan otomatis diterjemahkan ke suara atau teks. Aplikasi ini dilengkapi dengan 3 fitur lainnya yaitu fitur pembelajaran Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), Hear News atau fitur berita terkini yang memuat kisah inspiratif dari penyandang disabilitas khususnya Tuli, dan fitur Transkripsi Instan yang dapat mendeteksi suara ke teks pada waktu yang sama. 

Aplikasi ini memiliki keunggulan sebagai penerjemah bahasa isyarat yang praktis dan menarik yang dikemas dalam satu aplikasi. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran bahasa isyarat yang sangat mudah dimengerti dan juga memiliki tampilan yang atraktif dengan tampilan 3D animasi.

Atha menambahkan, dengan adanya aplikasi Hear Me, besar harapan kami bahwa tidak ada lagi kesenjangan antara mereka yang Tuli dan tidak Tuli. Sehingga dapat mencapai visi dari Hear Me yaitu meningkatkan dan mewujudkan nilai kesetaraan hak antara Teman Tuli dan Teman Dengar.

"Semoga masyarakat juga dapat lebih aware dan respect dengan mempelajari bahasa isyarat melalui aplikasi ini.” tutup Atha. 

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..