Pengurus AJV Jabar Dikukuhkan, DPRD Jabar Minta Aliansi Jurnalis Video Menjadi Wadah Antisipasi Hoaks dan Pranks

  • Redaktur by Wawan Kamis, 25 Feb 2021, 06:57

Pelantikan dan Pengukuhan Para Pengurus Daerah Aliansi Jurnalis Video Jawa Barat

JAVANEWS.TV | BANDUNG,- Aliansi Jurnalis Video (AJV) Jawa Barat diminta untuk berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Jawa Barat dalam menangani hoaks dan pranks yang beredar di media sosial. Terlebih selama ini penyebaran informasi hoaks dan pranks sudah sangat mengkhawatirkan. 

"Sekarang ini hoaks sudah sangat mengkhawatirkan dan menyebar di masyarakat. Oleh karena itu kita harapkan kehadiran Aliansi Jurnalis Video di Jawa Barat ini bisa menjadi penyeimbang informasi dan bisa mengatasi hoaks yang beredar di masyarakat," jelas Ineu Purwadewi Sundari Wakil Ketua DPRD Jawa Barat dalam acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah Aliansi Jurnalis Video (AJV) Jawa Barat di Hotel Grand Preanger, Rabu (24/2/2021).

Dalam acara tersebut pun beberapa tokoh Jawa Barat dikukuhkan menjadi Dewan kehormatan dan dewan penasehat AJV Jawa Barat. Seperti halnya H.Ahmad Irfan (Mantan Direktur Utama Bank bjb), Prof Muradi (Pengamat Politik Unpad), Zaenal Aripin (Mantan Direktur Bank bjb), Mahi M.Hikmat (Pakar Komunikasi Publik), Nanang Syaefudin (Mantan Kabag Humas DPRD Jabar).

Lebih lanjut Ineu mengatakan, dalam mengatasi permasalahan hoaks dan pranks di masyarakat, tentunya AJV perlu melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik itu dengan pemerintah provinsi Jawa Barat, DPRD Jabar dan semua pihak yang berkompeten. Sehingga antisipasi penyebaran hoaks pun bisa lebih dioptimalkan.

"Kolaborasi ini sangat penting sehingga langkah antisipasi pun bisa lebih maksimal, saya yakin AJV bisa melakukan terobosan terobosan, karena didalamnya banyak jurnalis handal dan senior," jelasnya.

Terkait itu Ketua Umum Pengurus Pusat AJV Syaefurrachman Al Banjary mengatakan, penetapan pelantikan dan pengukuhan Pengurus daerah AJV Jawa Barat ini merupakan bagian dari proses berorganisasi. Diharapkan AJV JAwa Barat bisa kolaborasi dengan pemerintah provinsi jawa barat dalam hal memerangi hoaks.

"Kolaborasi juga dalam mencerdaskan masyarakat bagaimana bermedsos yang baik dan meningkatkan kualitas jurnalisme, jurnalisme yang berkeadilan, jurnalisme positif yang memberikan inspirasi kepada masyarakat luas, sehingga bisa mnyelamatkan mata dan telinga masyarakat dari informasi yang kurang baik," jelasnya.

Hal senada pun diungkapkan Muradi, Dewan Kehormatan AJV Jawa Barat. Dikatakannya, ajv bisa menjadi keseimbangan untuk antisipasi hoaks dan pranks. Menurutnya hal ini sangat penting karena masyarakat kesulitan untuk mendapatkan informasi yang akurat, cepat dan terpercaya.

"Ketika informasi informasi banyak yang tidak seimbang maka ajv harus menjadi penyeimbang. Termasuk bersaing secara sehat yang menyajikan berita dengan data akurasi, cepat dan datanya berimbang," jelasnya.

Begitu juga halnya yang diungkapkan Ahmad Irvan Dewan Kehormatan AJV Jawa Barat. Dirinya berharap AJV bisa meningkatkan kualitas para jurnalis, khususnya jurnalis muda dalam memberikan informasi yang inspiratif dan dibutukan masyarakat.

"Mudah mudahan dengan hadirnya ajv bisa membawa pencerahan jawa barat terutama dalam menghadapi hoaks, mudah mudahan berita yang ditampilkan bisa mengedukasi jurnalis muda sehingga menjadi berita yang berkualitas dan bermatarbat," jelasnya.

Seiring dengan itu Dewan Penasehat AJV Jawa Barat Zaenal Aripin pun mengatakan, selain mengatasi permasalahan hoaks dan pranks, pihaknya berharap AJV bisa memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat, terkait kegiatan jurnalisme. Sehingga masyarakat pun kedepan bisa terlibat dalam kegiatan jurnalisme dengan memberikan informasi yang akurat.

"Banyak potensi yang bisa dikembangkan di daerah. Sehingga edukasi jurnalis perlu disosialisasikan kepada masyarakat sehingga potensi potensi di daerah bisa terangkat dan menjadi daya tarik bagi masyarakat lainnya. Baik itu potensi yang ada disektor pariwisata, sektor ekonomi dan UMKM maupun lainnya," paparnya.

Terkait itu Ketua AJV Jawa Barat Budi Mulia Setiawan yang didampingi Bendahara AJV Jawa Barat Agus Hermawan mengatakan, terkait keorganisasian tentunya ia bersama dengan pengurus yang lain akan lebih memperkuat soliditas secara internal. Termasuk juga menjalin komunikasi dan kerjasama dengan pihak eksternal, seperti halnya pemerintah provinsi dan kabupaten kota, termasuk Perguruan tinggi dan UMKM.

"Termasuk juga kita akan berkolaborasi dengan dunia usaha serta para penggiat konten kreator, sehingga semua pihak bisa saling kolaborasi danbersinergi dalam memberikan pencerahan dan edukasi kepada masyarakat. Dalam hal ini kita pun telah menyusun program dalam mencerdaskan masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi hoaks dan pranks," jelasnya. (wan)

Berita Selanjutnya tidak tersedia
Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..