Pesawat N219 Nurtanio Akan Dikembangkan Jadi Amphibi

  • Redaktur by rahmat Selasa, 02 Mar 2021, 10:00

Foto: Istimewa

JAVANEWS.TV I BANDUNG,-

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional /Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa didampingi Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro meninjau pesawat N219 yang nantinya akan terdapat versi pesawat amphibi.

Pesawat N219 versi pesawat amphibi dapat lepas landas di permukaan air selain di bandara biasa, sehingga diharapkan dengan inovasi transportasi udara tersebut, terbuka kemungkinan dicapainya semua tujuan destinasi pariwisata Nusantara melalui jalur laut dengan cepat menggunakan pesawat N219 amphibi.

Baca Juga:

Ledakan Diduga dari Fortuner Putih, Polisi Periksa Rekaman CCTV

Ledakan Dekat Lokasi Debat Capres, Polisi: Kita Belum Bisa Simpulkan

Menteri PPN/Kepala Bappenas mendukung program pengembangan pesawat N219 amphibi, khususnya dalam memanfaatkan jalur/rute penerbangan perintis dengan pesawat komersial PTDI, seperti pesawat N219, pesawat N219 amphibi dan pesawat N245, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di negara kepulauan dan kemajuan industri kedirgantaraan nasional.

“Bahwa PTDI ini menjadi salah satu andalan nasional kita untuk menunjukan kepada dunia bahwa kita sudah menguasai teknologi dirgantara, penguasaan teknologi dirgantara itu menjadi simbol sebuah negara itu maju di dalam penguasaan teknologi yang saya harapkan adalah semua pihak di dalam negeri, mendukung untuk menjaga keberlanjutan dari PTDI dan tadi saya telah mendengar laporan bahwa sebenarnya dalam hal manufacturing-nya sudah banyak hal yang sifatnya excellence yang sudah dicapai dan tentu memang secara korporasi ada hal-hal yang bisa diselesaikan, saya akan coba bicarakan dengan Kementerian Keuangan,” kata Suharso Monoarfa, Senin (1/3/2021)

Adapun, bentuk dukungan lain dari Kementerian PPN/Bappenas adalah terkait optimalisasi dan implementasi Imbal Dagang Kandungan Lokal (IDKLO) dan/atau offset pada setiap penggunaan anggaran Pinjaman Luar Negeri (PLN) dan/atau pengadaan Alutsista dari luar negeri, sebagaimana Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 & Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2012, guna membangun kompetensi teknologi dan industri pertahanan dalam negeri.

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..