Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19, Yayasan Taruna Bakti Gelar Vaksinasi Bagi Tenaga Pendidik

  • Redaktur by Wawan Jumat, 16 Apr 2021, 20:48

JAVANEWS.TV | BANDUNG,-  Dalam rangka mendorong percepatan proses vaksinasi covid-19, Yayasan Taruna Bakti (YTB) menggelar vaksinasi covid-19 bagi pendidik, dan tenaga pendidikan. Acara tersebut pun seiring dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajat tatap muka. 

Terkait itu Ibramsyah Amir,SE,MBA,Tech Ketua Yayasan Taruna Bakti (YTB) mengucapkan terima kasih yang tinggi-tingginya kepada para pihak terkait dalam hal ini Camat Bandung Wetan, Kadis Kesehatan beserta jajarannya dan PGRI.

"Kami senang sekali dapat mensuport Pemerintah untuk mempercepat proses Vaksinasi Covid 19 dan kami siap mendukung setiap kegiatan guna mendukung 100 % untuk tenaga Pendidik dapat melaksanakan Vaksin," jelas Ibramsyah disela acara vaksinasi covid-19 bagi tenaga pendidik di Aula Gedung Taruna Bakti Jl.RE.Martadinata Bandung, Jumat (16/4/2021).

Hadir dalam acara tersebut Camat Bandung Wetan H.Soni Bahtiar,S.Sos..,M.Si , Kadinkes Kota Bandung, Ketua PGRI Kota Bandung, Dr. Chandra Hendriyani.,M.Si Direktur ASMTB dan lainnya.

Lebih lanjut Ibramsyah mengingatkan kepada seluruh peserta Vaksinasi,untuk tetap menjalankan prokes, karena pandemic ini tidak seorangpun yang mengaetahui kapan pandemi akan berakhir.

"Bila kita semua dapat melaksanakan Vaksinasi dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan, menggunakan memakai masker sesuai dengan aturan serta melaksanakan prokes lainnya , Insya Allah prosesn belajar Tatap muka dapat dilaksanakan," tegas Ibramsyah.



Dalam kesematan tersebut Ibramsyah mengatakan bahwa Yayasan yang dipimpinannya Alhamdulillah dapat membantu penyerapan tenaga kerja yang cukup banyak karena Yayasan Pendidikan mulai Tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan Akademi (ASMTB).

"Oleh sebab itu kami beberapa waktu lalu telah melayangkan permohonan untuk segera mendapatkan pelayanan Vaksin Covid 19 supaya guru dan pegawai dibawah naungan Yayasan Taruna Bakti dapat segera melaksanakan Belajar Mengajar tatap muka. Hal ini kami sampaikan mengingat salah satu syarat untuk dapat melaksanakan Belajar Tatap Muka Sekolah Tenaga Pengajar dan Staf Pengajar harus sudah mendapat di Vaksin," katanya.

Selain itu, lanjutnya,  syarat sekolah dapat melaksanakan Belajar Tatap Muka  Sekolah/Kampus  harus dilengkapi  protokol kesehatan mulai dari wastafel tempat cuci tangan, menyediakan hand sanitizer, cek suhu badan di pintu masuk. 

"Alhamdulillah kami telah dilengkapi dengan alat yang modern," tegas Ibramsyah.

Sementara itu Hendar Ketua PGRI Kecamatan Bandung Wetan mengatakan, seluruh guru dan pengajar di Kota Bandung sangat merindukan untuk dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

"Oleh karena itu PGRI Kecamatan Bandung Wetan bekerja keras mendata seluruh Guru mulai dari Guru PAUD sampai SLA dan yang berhasil di data sebanyak 1.920 orang Guru dan ASN terdiri dari: PAUD 11 Sekolah, TK 12 Sekolah , SD 17 Sekolah, SMP 12 Sekoah dan SMA 8," katanya.



Sementara itu Camat Bandung Wetan H.Soni Bahtiar,S.Sos..,M.Si dalam sambutanya mengatakan bahwa tenaga pendidik, Tenaga Pendidikan dan ASN yang ada di wilayahnya sudah di vaksin. Sehingga pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka khususnya di Kecamatan Bandung Wetan bisa dilaksanakan dengan baik, terlebih salah satu syarat tenaga pendidik harus sudah di vaksin.

"Kepada masyarakat juga jangan takut untuk melaksanakan Vaksinasi karena Vaksinasi ini untuk memberikan kekuatan terhadap tubuh kita dari serangan virus, dengan dilaksanakan vaksinasi diharapkan wabah penyakit Virus Covid 19 yang melanda dunia ini segera enyah dari muka bumi, dan kita dapat segera melaksanakan aktifitas secara normal kembali," jelasnya.

Sebagai tahapan untuk pelaksanaan Belajar Tatap muka di sekolah mulai dari PAUD sampai SLA, pihaknya akan segera melaksanakan kunjungan ke sekolah – sekolah. Hal itu untuk mengecek sudah berapa persen tenaga pendidikan dan pegawai sekolah yang sudah melaksanakan Vaksin dan fasilitas sekolah apakah sudah memenuhi standar Protokol Kesehatan, mulai dari penyedian waftapel tempat cuci tangan, alat pengukur suhu serta alat alat protokol kesehatan lainnya.

"Untuk itu kami mohon kepada para Kepala Sekolah supaya belajar mengajar tatap muka dapat segera di laksanakan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan untuk segera melengkapi protocol kesehatan yang telah ditetapkan," pungkas Soni. (wan).

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..