FDK UIN SGD Bandung Menggelar Diskusi dan Bedah Buku

  • Redaktur by Wawan Rabu, 28 Apr 2021, 19:04

Diskusi dan Bedah Buku FDK UIN SGD Bandung yang berjudul “Dakwah Moderat : Paradigma dan Strategi Dakwah Syaikh Ghozali.

JAVANEWS | BANDUNG,- Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung kembali menggelar acara diskusi nasional tentang kajian karya ulama, pemikir dan pembaharu dakwah , dalam format ‚ÄúDiskusi dan Bedah Buku‚ÄĚ, yang berjudul ‚ÄúDakwah Moderat : Paradigma dan Strategi Dakwah Syaikh Ghozali.

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber yaitu Guru Besar Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDKO UIN Bandung, Prof. Dr. Dindin Solahuddin, MA sebagai penulis buku, dan narasumber pembanding lainnya yaitu KH. Cholil Nafis, Lc, MA,PhD yang juga sebagai Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Pusat, dan Prof. Dr. H. Abdullah, M.Si merupakan Guru Besar FDK UIN Sumutera Utara, dengan moderator Dr. Aep Wahyudin, M.Ag, M.I.Kom, pada hari Rabu, 28 April 2021, yang diselenggarakan secara virtual.

Acara Diskusi dan bedah Buku nasional ini, selain dihadiri oleh para wakil dekan, kajur dan sekjur, dan dosen FDK juga dihadiri peserta melalui media Zoom dan youtube fdk cahnnel, dari berbagai kalangan baik akademisi, praktisi, penyuluh agama, kementrian agama, termasuk kalangan masyarakat umum, dari berbagai daerah di Indonesia.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Ahmad Sarbini,M.Ag, dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini merupakan program reguler yang sekarang ini merupakan seri ke-2, dengan tujuan untuk membuka cakrawala pemikiran dan strategi para ulama-ulama tentang dakwah.

"Termasuk mendorong dengan menampilkan para dosen FDK yang sudah menulis buku teks untuk dibahas dalam forum ilmiah," ungkap Dekan FDK yang sekaligus membuka acara ini.

Apresiasi acara ini juga disampaikan oleh Rema Karyanti Soenendar yang sekaligus menjadi Direktur Perusahaan Penerbit Simbiosa Rekatama Media, dalam sambutannya ia menyampaikan perlu untuk menjalin sinergi dengan institusi kampus, termasuk Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung yang sudah mengajak Penerbit Simbiosa untuk menjalin Kerjasama dalam acara ini.



Dalam paparannya, penulis buku ini menyampaikan, Sejumlah orang aktif berdakwah tanpa pemahaman dan keahlian dakwah [yang memadai] mereka malah memperburuk citra agama Islam ini alih-alih berkontribusi positif. Problemtika dakwah saat ini adalah intoleransi, fanatisme, radikalisme, ekstrimitas, literalisme, skriptualisme, monopoli kebenaran, disitulah perlu paradigma dan strategi dakwah kritis, konstruktif dan pola dakwah moderat.
Baca Juga:

FDK UIN SGD Bandung Gelar Workshop Peningkatan Mutu Perkuliahan Daring

Diskusi dan Bedah Buku FDK UIN SGD BANDUNG 2021


"Dakwah mesti disajikan ke hadapan publik secara benar sesuai nilai-nilai kemanusiaan sehingga mendorong masyarakat yang memiliki karakter baik untuk menerimanya," pungkas penulis buku ini.

Narasumber lain, sebagai pembanding, disampaikan oleh Cholil Nafis, memberikan apresiasi atas karya buku dakwah moderat ini, dirinya mengungkapkan sebagai seorang da‚ÄôI dan ketua bidang dakwah di MUI Pusat ‚Äėbuku ini sangat kontekstual dengan ummat Islam Indonesia. Menurutnya, tantangan dakwah di era global adalah pencitraan dan pemahaman yang dangkal dari pelaku dakwah dan juga materi dakwah.

"Olehkarena para ulama dan akdemisi harus turun gunung menyampaikan ajaran Islam," katanya.



Pembanding lain, yaitu Abdullah yang juga guru besar dakwah dari FDK UIN Sumetara Utara ini mengungkapkan, belum ada buku yang sama dalam bahasa Indonesia, ditulis dengan serius ‚Äď Rujukan, Sintesis dua kutub pemikiran ekstrem kanan dan kiri, buku ini Penting untuk khazanah keilmuan dan harakah dakwah moderat. Lebih lanjut ia mengatakan, Islam secara normati adalah agama moderat, Islam rahmat bagi alam semesta, dan Islam mengajarkan konsep keseimbangan (tawazun).

Dari berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para peserta diskusi, salahtunya menekankan penting nya semua pihak untuk mewuujudkan Islam yang rahmatan lil’alamin. Para peserta juga memberikan apresiasi terhadap acara yang dilaksanakan secara daring ini.Aep Wahyudin, sebagai pelaksana acara diskusi dan bedah buku ini, yang juga sebagai Ketua KPM FDK menyampaikan, program ini untuk membangun tradisi akademik dalam dialektika ruang publik dengan berbagai kalangan eksternal, termasuk network kemitraan dengan pihak penerbit dan media.

Aep juga menambahkan, ada doorrpize buku dari penerbit kepada beberapa penanya terpilih.Acara diskusi nasional dan bedah buku ini berjalan baik dan lancar, pada closing acara dilakukan poto Bersama juga pemberian sertifikat kepada narsumber dan peserta, yang di pandu oleh Fathin Anjani Hilman sebagai paniti dan host acara ini. (wan)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..