Duh, Isi Koper Penumpang Pesawat Wings Air Berisi Bom?

  • Redaktur by rahmat Selasa, 04 Mei 2021, 15:00

Foto: fajar.co.id

JAVANEWS.TV I KUPANG,-



Petugas Up Cek Aviacion Security Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), menahan seorang penumpang pesawat Wings Air berinisial FAR.

Kabid Humas Polda NTT Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, mengatakan, FAR ditahan karena menyebut kata bom dalam kopernya.

"Kejadiannya kemarin sore di Bandara Frans Seda Maumere," ungkap Krisna kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Senin (3/5/2021) malam.

Kejadian itu, lanjut Krisna, bermula pada Minggu (2/5/2021) pukul 14.00 Wita, FAR beserta anaknya melakukan check in di Bandara Frans Seda.

Rencana keberangkatan FAR, menggunakan maskapai Wings Air dengan nomor penerbangan IW 1941 tujuan Maumere-Makasar-Jakarta. Jadwal penerbangan pukul 15.00 Wita.

"Tak berselang lama, FAR ditahan petugas Up Cek Aviacion Security, karena mengatakan koper yang dibawanya adalah berisi bom," ujar Krisna.
Baca Juga:

Pemerintah akan Berikan Sertifikat Halal Bagi UKM Garut

Alya Rohali Kenalkan Budaya Tradisional Lewat Wayang Orang


Menurut Krisna, karena menyebut bom dalam koper, membuat panik sebagian calon penumpang lainnya.

Petugas Up Cek Aviacion Security Bandara Frans Seda Maumere, kemudian menghubungi petugas kepolisian yang bertugas di lokasi bandara tersebut.

Polisi dan petugas bandara, kemudian memeriksa isi koper milik FAR. Selanjutnya, FAR bersama anaknya yang berumur 11 tahun, dibawa ke pos polisi untuk diinterogasi.

"Yang bersangkutan mengakui bersalah atas pernyataan yang dilontarkan, sehingga dia sempat memohon untuk diselesaikan secara internal," ujar Krisna.

"Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, kalau koper yang dibawa berisi bom hanya candaan saja, atau unsur kekecewaan atas pembayaran over bagasi," sambung dia.

Setelah itu, FAR kemudian membatalkan jadwal penerbangan dan memberikan klarifikasi, termasuk juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Surat pernyataan itu ditandatangani di Pos polisi KPPP Udara Maumere tadi pagi pada pukul 09.00 Wita. Yang bersangkutan akhirnya diperbolehkan untuk pulang," kata Krisna.

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..