Ini Dia Bocoran Nama-nama Calon Dirut BJB

  • Redaktur by Wawan Thursday, 31 Jan 2019, 11:47

Ini Dia Bocoran Nama-nama Calon Dirut BJB

JAVANEWS.TV | BANDUNG, -

Seleksi terbuka calon Direktur Utama Bank BJB tengah memasuki tahapan asesmen oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). Seleksi asesmen oleh LPPI ini dimulai Selasa (29/1/2019) hingga Jumat (1/2/2019) nanti.

Seperti diberitakan wjtoday.com,
sebelumnya, Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Pemprov Jabar Eddy Nasution menyebutkan, ada 9 orang yang telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka dirut BJB. Sementara untuk posisi 2 direksi, sebanyak 28 pendaftar yang telah melamar hingga penutupan 21 Januari lalu. Sayangnya, baik Eddy maupun Komisi Renumerasi Nasional (KRN) enggan menyebut nama-nama para peserta yang ikut mendaftar. 

Namun berdasarkan informasi yang diperoleh dari sumber di internal bank BUMD milik Pemprov Jabar menyebutkan, setidaknya muncul 8 nama yang mengikuti proses asesmen untuk posisi dirut. Sementara untuk posisi direksi, proses asesmen diikuti 27 peserta yang terdiri dari 16 peserta dari internal BJB dan 11 dari eksternal.

"Satu peserta yang berasal dari bank pemerintah (nasional) tidak jadi mengikuti seleksi. Mungkin lebih memilih berkarier di bank nasional tersebut," jelas sumber yang mewanti-wanti agar identitasnya disembunyikan.

Untuk posisi direktur utama, lanjut sumber, proses seleksi diikuti 8 peserta yang terdiri dari 1 peserta dari internal BJB, dan 7 lainnya dari eksternal. Dari internal BJB, yakni Agus Mulyana yang saat ini menjabat Pelaksan tugas (Plt) Dirut BJB, menggantikan Ahmad Irfan yang diberhentikan melalui RUPS LB pada 11 Desember 2018. Agus juga menjabat sebagai Kepatuhan dan Manajemen Risiko BJB

Sementara 7 kandidat dari eksternal, yakni Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng periode 2018-2021 Hanawijaya. Mantan Direktur Pembiayaan Mikro-Kecil Bank Mandiri Syariah ini bergabung dengan Bank Jateng sejak 2016 dengan jabatan sebagai Direktur Operasional.


Lalu Direktur Utama Bank Riau Kepri Irvandi Gustari. Dia pernah bergabung dengan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada 1999 dengan posisi terakhir sebagai Vice President Group Head Strategi & Policy. Sempat bergabung dengan beberapa bank lokal hingga menjadi Dirut Bank Riau Kepri pada 2015.

Selanjutnya ada nama Masa Paskalis Lingga, mantan Direktur Operasi PT Bank Muamalat Indonesia. Mengutip okefinance, Paskalis mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Operasional PT Bank Muamalat Indonesia pada 18 November 2017. Sebelumnya, Masa juga pernah tercatat sebagai Direktur di Bank Sumitomo Mitsui Indonesia.

Ada juga nama Rio Lanasier Direktur J Trust Indonesia (dulu Bank Mutiara) sejak 2016. Sebelumnya menjabat sebagai Ececutif Vice President J Trust Bank sejak 2015. Memiliki pengalaman perbankan selama 15 tahun.

Terdapat juga nama Fahmi Ridho yang menjabat sebagai direktur Bank Syariah Mandiri sejak 2014. Nama lain ada Eria Desomsoni yang menjabat sebagai Dirut Bank Lampung periode 2017-2021. Eria mengantikan Mangkoe Sasmito yang mengundurkan diri pada Januari 2017.

Terakhir ada nama Anwar Haryono. Hingga berita ini dibuat, nama Anwar Haryono tidak ditemukan jejak digitalnya sebagai seorang bankir.

Baca Juga:

Unik Kaos Kaki Ber-AC

Museum Gedung Sate Jadi Trend Wisata Baru Saat Ini

Nama-nama yang disebutkan di atas hingga kini belum terkonfirmasi kebenarannya. Tidak transparannya Pansel seleksi Dirut BJB menjadikan informasi peserta seleksi terbuka direksi BJB sangat tertutup.

Menurut Ketua Forum Pemerhati Kebijakan Publik Jabar Jajat Sudrajat Noor, seharusnya para peserta yang mendaftar dibuka ke publik, sehingga publik bisa menilai rekam jejaknya. Menurut menegaskan, untuk mewujudkan GCG harus dilakukan sejak awal dari proses seleksi direksi harus transparan. "Publik Jabar harus tahu, jangan ada kesan jual kucing dalam karung," ujar Jajat saat dihubungi Wjtoday, Rabu (30/1/2019). 

Tidak transparannya proses seleksi direksi BJB, kata dia, berpotensi terjadinya 'main mata' antara panitia seleksi dengan para peserta. "Gubernur kan hanya menerima hasil akhir, sementara proses seleksi ada ditangan pansel. Siapa yang mengawasi dan menjamin menghasilkan kandidat terbaik?" tanya Jajat.

Untuk itu, Jajat berharap proses ini dilakukan terbuka dan transparan. Bila perlu libatkan publik untuk menilai track record para kandidat. Sehingga dapat menghasilkan kandidat terbaik. 

Berikut ini 8 peserta seleksi Direktur Utama BJB

1. Agus Mulyana, Plt Direktur Utama BJB dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BJB

2. Hanawijaya, Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng periode 2018-2021

3. Irvandi Gustari, Direktur Utama Bank Riau, Kepulauan Riau

4. Masa Paskalis Lingga, mantan Direktur Operasi PT Bank Muamalat Indonesia

5. Rio Lanasier, Direktur J Trust Indonesia sejak 2016

6. Fahmi Ridho, Direktur Bank Syariah Mandiri sejak 2014

7. Eria Desomsoni, Dirut Bank Lampung periode 2017-2021

8. Anwar Haryono. 

javanews.tv

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..