Uu Sebut Daerah Otonomi Baru Dorong Kesejahteraan Masyarakat

  • Redaktur by rahmat Thursday, 16 May 2019, 02:14
  • 30,190
  • 30

Foto : Javanews.tv / MAT

JAVANEWS.TV I KAB PURWAKARTA,- Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat mencanangkan 12 Daerah Otonomi Baru (DOB). Hal ini sesuai dengan visi misi Jabar Juara Lahir Batin.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan Provinsi Jawa Barat dengan dengan jumlah penduduk hampir 50 Juta jiwa dengan 5.500 desa namun sampai saat ini masih memiliki 27 Kab/kota. Ia menilai jika dibandingkan dengan provinsi lain seharusnya Jabar minimal memiliki 40 Kabupaten/Kota.

"Karena itu Kami sedang berusaha melahirkan 12 DOB tujuannya untuk mewujudkan Jabar Juara lahir batin,"kata Uu pada kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Agung Kabupaten Purwakarta, Rabu sore (15/5/2019)

Uu mengaku dalam proses pengajuan DOB tersebut masih menunggu moratorium Peraturan Pemerintah. Meskipun beredar kabar bahwa moratorium itu akan dicabut.

"Moho do'a restu masyarakat Jabar agar lahir DOB untuk menjawab segala permasalahan yang ada di Jabar,"ujarnya

Pemdaprov Jabar sendiri kini tengah fokus menggarap pembangunan di wilayah pedesaan. Berdasarkan visi misi Jabar Juara lahir Batin tercantum program gerbang desa, desa patriot satu desa satu produk, digitalisasi pelayanan desa dan sebagainya yang bertujuan untuk melayani masyarakat desa secara maksimal.

Selain itu, lanjut Uu, pihaknya terisnpirasi perjuangan Rosululloh SAW yang hijrah ke Madinah dengan membangun Masjid Kuba di wilayah pedesaan. Hal ini dijadikan contoh Jabar dalam membangun pedesaan.

Baca Juga:

Segitiga Rebana, Akan Jadi Kawasan Maju & Futuristik di Jabar

Tersandung Korupsi, 22 ASN Pemprov Jabar Dibebastugaskan

"Maka sebuah hal yang wajar, jika Jabar dengan mayoritas penduduk muslim kalau perjuangan Rosululloh SAW dijadikan contoh dalam membangun Jawa Barat,"ungkapnya

Wakil Gubernur menilai jika membangun desa berarti membangun pula Kabupaten/Kota termasuk membangun Jawa Barat dan NKRI.

"Itu yang menjadi filosopi kami kenapa desa di Jabar menjadi skala prioritas untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir dan Batin,"tegasnya

Uu menambahkan berbagai permasalahan di desa masih klasik tapi sampai saat ini belum bisa diselesaikan. Namun, yang terpenting harus ada kemajuan atau progres yang positif untuk menghilangkan masalah.

Berbagai permasalah tersebut meliputi kurangnya lapangan kerja sehingga generasi muda desa berangkat ke kota untuk mencari pekerjaan. Kemudian kemiskinan, sarana dan prasara termasuk pendidikan yang dinilai masih timpang bila dibandingkan dengan perkotaan.

Diharapkan dengan Visi Misi Jabar Juara Lahir Batin dan sinergitas dengan Pemda setempat mampu meminimalisir permasalahan di wilayah pedesaan Jawa Barat.

"Ini permasalah yang selalu terjadi di pedesaan. Mudah-mudahan dengan Jabar Juara Lahir Batin serta kolabirasi beserta Pemda Setempat bisa meminimalisir permasalahan yang terjadi,"pungkasnya (MAT)

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..