IMA Bandung : Pemerintah Harus Perkuat Daya Saing UKM Dengan Pelatihan Digital Marketing

  • Redaktur by Wawan Rabu, 22 Mei 2019, 10:02

Presiden IMA Chapter Bandung Lina Auliana, (red)

JAVANEWS.TV | BANDUNG, - Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Bandung Lina Auliana menghimbau Pemerintah Kota Bandung untuk memperkuat daya saing para pelaku usaha kecil menengah (UKM). Salah satunya dengan menggalakan pelatihan pelatihan promosi dan pemasaran berbasis digital marketing. 

"Saat ini serba digital, sehingga para pelaku UKM pun perlu melek informasi tekhnologi sehingga memiliki daya saing yang kuat," jelas Lina kepada wartawan, Rabu (22/5/2019).

Diungkapkannya, saat ini tekhnologi informasi berkembang sangat pesat. Bahkan masyarakat pun bisa mendapatkan berbagai informasi melalui gadget dan aplikasi media sosial.

"Tentunya itu merupakan kemudahan bagi UKM untuk mempromosikan dan memasarkan produknya. Apalagi dengan adanya aplikasi media sosial seperti facebook, IG dan lainnya, itu memudahkan UKM untuk mempromosikan produknya," katanya.

Namun demikian lanjutnya aplikasi media sosial tersebut harus diimplementasikan melalui konsep digital marketing. Sehingga promosi dan pemasaran produk pun bisa lebih tertarget masif dan optimal.

"Promosi dengan digital marketing sangat penting bagi pelaku UKM. Sehingga UKM perlu mempelajari digital marketing dengan baik," katanya.

Menurutnya permasalahan UKM atau kendala bagi UKM salah satunya masih dari aspek pemasaran. Pertama biaya tinggi untuk promosi, terlebih tahap awal pengenalan dan pertumbuhan produknya.

Dengan pemasaran melalui digital ini menjadi sangat efisien, karena tidak terlalu memerlukan effort yang tinggi. Termasuk tidak perlu ada display produk. Oleh karena itu dengan pola pemasaran via media digital sangatlah efisien, hanya modal memotret lalu langsung di blas via medsos. Tinggal
Baca Juga:

HUT Damkar Ke-100, Begini Pesan Oded

ASN Pemkot Bandung Pergi Kerja Sendirian Kena Denda Rp100 Ribu?

kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman atau dari aspek jasa pelayanyannya harus dijaga. 

"Jadi pemasaran atau promosi melalui digital ini sangatlah penting bagi ukm.  Dan para pelaku UKM saya rasa sangat perlu untuk menjadikan strategi ini salah satu dari strategi pemasaran produknya," katanya.

Tidak hanya itu saja aspek lainnya dari sisi jangkauan promosi produknya,  informasi Merek atau Brand  produk bisa saja menjangkau target pasar internasional.

"Jangkauannya tidak hanya domestik, tetapi lebih luas lagi. Jadi dengan pemasaran digital, itu bisa tepat waktu, relevan dan personal. Jadi secara tidak langsung bisa memetakan target pasar untuk merek atau brand produknya," katanya.
Namun demikian, lanjutnya, untuk bisa mempelajari digital marketing tidaklah mudah. Terlebih butuh biaya pelatihan yang cukup besar. Sehingga untuk mengatasi hal tersebut perlu peran serta pemerintah untuk menggalakan pelatihan pelatihan berbasis digital marketing.

"Pemerintah daerah perlu menggalakan pelatihan digital marketing untuk membantu para pelaku UKM agar bisa naik kelas. Ini sangat penting agar para pelaku UKM memiliki daya saing yang kuat," jelas Lina.

Tidak hanya pemerintah saja, lanjutnya, perusahaan swasta, BUMD dan BUMN pun perlu membantu juga memfasilitasi UKM agar bisa mengikuti pelatihan digital marketing. Terutama melalui program CSR dan program kemitraan bina lingkungan (PKBL).

"Semua pihak perlu mendorong pelatihan digital marketing. Apalagi di BUMN dan BUMD itu ada program UKM binaan. Karena secara tidak langsung hal tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. (wan)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..