Harley Davidson Kena Pajak 50 Persen, Donald Trump Meradang

  • Redaktur by rahmat Kamis, 13 Jun 2019, 21:00

Foto: net

JAVANEWS.TV I BANDUNG, - Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak menerima kebijakan tarif impor 50 persen yang diterapkan India untuk produk Harley-Davidson. Sebelumnya India menerapkan pajak 100 persen untuk motor produksi Harley, namun angka itu direvisi setelah Trump menghubungi Perdana Menteri India Narendra Modi.

Seperti dilansir dari Visordown, Kamis (13/6/2019) Trump merasa kebijakan tersebut tidak sesuai untuk Harley. Alasannya, karena AS tidak mengenakan biaya apa pun pada sepeda motor yang diimpor dari India.


"Kami bukan negara bodoh yang melakukan hal buruk. Anda lihat India, adalah teman baik saya, Perdana Menteri (Narendra) Modi, Anda lihat apa yang telah mereka lakukan, pajak 100 persen untuk sepeda motor. Padahal kami tidak membebankan biaya apa pun kepada mereka," ujar Trump.
Baca Juga:

Jualan Mukena Laris, Ditjen Pajak Hitung Nilai Pajak Syahrini

Asyik! Pemerintah Keluarkan Kriteria Rumah Bebas Pajak, Ini Daftarnya


Harley-Davidson sendiri memang sedang mengincar pasar India yang lebih besar. Namun harus mengalami hambatan karena kalah saing dengan produk-produk motor buatan India seperti Hero dan Pulsar yang punya harga lebih terjangkau.

Trump mengatakan bahwa AS di bawah kepemimpinannya, tidak akan lagi dibodohi oleh India. Ia bahkan menyebut India sebagai 'raja tarif'.

"Kami (adalah) bank yang ingin dirampok semua orang. Dan itulah yang mereka (India) lakukan untuk waktu yang lama," pungkasnya. (MAT)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..