Mobil Matik Lebih Rentan Rusak Saat Terobos Banjir?

  • Redaktur by rahmat Selasa, 19 Feb 2019, 20:30

Foto: net

JAVANEWS.TV I BANDUNG,-Ā Mobil bertransmisi otomatisĀ kini jadi pilihan sebagian besar konsumen di Indonesia, terutama konsumen mobil di kota-kota besar yang ingin kepraktisan.

Meski lebih mudah dikendarai dibanding mobil bertransmisi manual, mobil matik ternyata dianggap lebih rentan rusak dari pada mobil transmisi manual. Khususnya ketika mobil matik harus menerjang banjir.

Benarkah anggapan tersebut? Dijelaskan Senior Manager Service Division PT Honda Prospect Motor Muhammad Zuhdi, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Dikutip Dertikoto.com, Menurut Zuhdi, baik mobil manual maupun matik akan dihadapkan pada risiko yang sama ketika harus menerobos genangan air.

"Sebetulnya nggak hanya mobil matik, mobil manual juga berisiko," kata Zuhdi, beberapa waktu lalu.

Ditambahkan Zuhdi, yang harus diperhatikan saat mobil menerjang banjir adalah sistem kelistrikannya.

"Mobil apapun kalau sistem kelistrikannya sudah tergenang saat lewat banjir, ya itu akan berefek," lanjut Zuhdi.

Adapun batas genangan air yang perlu diwaspadai adalah ketika sudah melewati ban mobil.

Mobil-mobil lama kan kabel bodi assy-nya ada di bawah dasbor. Itu kan bahaya tuh (kalau kena banjir). Untuk mobil zaman sekarang banyak yang sudah ditempatkan di depan, lebih tinggi," terang Zuhdi.

Saran Zuhdi, ketika mobil melewati banjir harusnya pengendara mobil memantau ketinggian genangan air.

"Jadi sebaiknya kalau kita lewat banjir, kita hitung ini kemasukan air nggak mobil kita kira-kira. Karena selain kelistrikan yang bisa rusak, hal lain yang harus diwaspadai adalah efek water hammer akibat air masuk ke intake (saringan udara)," pungkasnya.Ā (MAT)

  • Share
Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..