Diwarnai Bentrok Penonton, Persib Soroti Kinerja Panpel

  • Redaktur by Wawan Rabu, 09 Okt 2019, 21:08

JAVANEWS.TV | BANDUNG,- Tim Persib putri gagal mempertahankan trend positif yang dipegangnya setelah dikalahkan Persija Jakarta Putri pada laga lanjutan Liga 1 Putri 2019. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (9/10/2019), Persib kalah dengan skor tipis 1-2.

Usai mempertipis kekalahan lewat gol yang dibuat Risqiyanti 'Kijun' pada menit 64, pertandingan sempat sempat terhenti karena keributan yang terjadi antara dua kelompok suporter tim. Pertandingan sempat terhenti selama beberapa menit, karena keributan sesama suporter itu.

Asisten pelatih Persib Putri, Fauzi Bramantio menyampaikan di laga kedua Persib putri banyak hal yang disorotinya. Hal paling utama adalah kinerja panpel yang tidak melakukan antisipasi pengamanan pertandingan. Sudah bukan rahasia lagi kalau tensi pertandingan antara Persib kontra Persija tidak cuma terjadi di lapangan saja, tapi juga diluar lapangan.

Pertemuan kedua Persib putri dan persija Putri itu merupakan pertemuan pertama mereka di Liga 1 putri 2019. Namun rivalitas dan pertandingan sarat gengsi anatara kedua tim terjadi mulai dari tim senior mereka Persib Bandung. Setiap laga Persib kontra Persija selalu panas tidak cuma didalam lapangan tapi juga di luar lapangan.

"Banyak yang harus kita evaluasi, mulai dari kinerja panpel terutama, karena mau tidak mau tensi antara Persib dan Persija selalu panas. Jadi dari awal kita datang sepertinya keamanan kurang. Itu jadi evaluasi untuk kita semua saat Persib dan Persija main," ujar Fauzi usai pertandingan.
Baca Juga:

Wa Umuh: Wasit Dwi Purba Ga Pantes Pimpin Pertandingan

Meski Tampil Lebih Agresif, Persib KO di Kandang Sendiri


Bukannya mencari-cari alasan dari kekalahan yang dialami, Fauzi mengatakan kalau wasit yang memimpin pertandingan itu pun banyak yang merugikan Persib. Menurutnya ada beberapa pelanggaran yang diabaikan dan handsball yang harusnya menjadi penalti untuk Persib tapi itu tidak ada.

"Itu sangat disayangkan padahal wasit jelas-jelas ada didekat kejadian," katanya.

Terlepas dari itu, Fauzi mengakui kalau kekuatan Persija dari tengah ke depan itu bagus, oleh sebab itulah dipertandingan itu mereka pun mengandalkan counter attack. Hanya saja, lanjut dia, taktikal mereka tak berjalan bagus. Sehingga saat mereka memainkan bola longball ke depan, lini kedua mereka telat untuk memberikan support.

"Untuk finishing touch memang tadi saya rasa ada masalah teknis juga disini. Sepertinya anak-anak belum terbiasa dengan animo suporter seperti tadi. Hal itu berpengaruh terhadap psikologi pemain. Ini jadi bahan evaluasi kita juga, akan kita perbaiki untuk pertandingan berikut," tegas Fauzi. (ely)

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..