Legislator Ini Desak Bank bjb Selesaikan Masalah Kredit Macet

  • Redaktur by Wawan Selasa, 14 Jan 2020, 20:25

Sugianto Nangolah Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat

JAVANEWS.TV | BANDUNG,- Komisi III DPRD Jawa Barat mendesak direksi Bank bjb untuk segera menyelesaikan pemasalahan kredit macet yang terjadi selama ini. Termasuk juga menyelesaikan permasalahan hukum yang terjadi. 

"Kami kemarin sudah rapat dengan bjb dan hadir Direktur Utama dan Direktur IT serta lainnya. Kami mendengarkan banyak apa yang menjadi permasalahan dan yang akan dilakukan bjb. Dalam rapat terungkap jelas bahwa kami meminta direksi bank bjb segera menyelesaikan permasalahan kredit kredit macet yang cukup besar. Terutama kredit macet yang berkaitan dengan pembangunan yang ada di garut, yang dengan bjb syariah yang nilai kreditnya itu adalah Rp 548 miliar. Itu kami minta diselesaikan segera," jelas Sugianto Nangolah Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Selasa (14/1/2020).

Menurutnya penyelesaian kredit macet tersebut sangar penting. Terlebih kredit macet bisa mengganggu kinerja bank bjb.

"Dilain pihak kamipun minta bjb agar ditahun yang akan datang bisa meningkatkan pendapatan. Karena bank diluar bjb sangat menguntungkan. Kok kenapa sekarang ini bank bjb turun pendapatannya, dan yang lebih tragis lagi saham bjb turun sekarang ini nilainya," jelasnya. 

Menurutnya penurunan nilai saham tersebut sangat memprihatinkan. Terlebih hal itu akan mempengaruhi tingkat percaya para nasabah pada bank bjb.

"Artinya kalau nilai saham ini turun berarti kepercayaan masyarajat juga turun pada bjb. Itulah sebabnya tidak ada tawar menawar bagi kami. Bjb harus memperbaiki semua itu," tegasnya.

Tidak hanya itu saja, lanjut Sugianto. Pihaknya pun mendesak direksi bank bjb untuk menyelesaikan permasalahan hukum terkait pembangunan tower di Jakarta.

Baca Juga:

DPRD Jabar Apresiasi Sosialisasi Pencegahan Dan Deteksi Dini Kanker Serviks

Miris, Cuma 30% Warga Jabar Paham Teknis Pencoblosan Pemilu 2019

"Kedua kaitan dengan bjb tower di Jakarta yang telah lama sekali proses hukumnya itu kami minta segera diselesaikan. Terkait dengan progrm progran bjb dibtahun 2020 kami telah memberikan penyertaan modal kepada bjb itu Rp 100 miliar dan uang ini apa peruntukannya sudah kami tanyakan agar bjb segera menyampaiikan peruntukan penyertaan modal itu," katanya.

Meski demikian, lanjut Sugianto, pihaknya merasa cukup lega terlebih direksi bank bjb cukup baik merespon harapan komisi III DPRD Jabar.

"Kemarin Dirut bjb berjanji akan mengembangkan bank bjb melalui inovasi IT," katanya.

Pihaknya berharap dengan inovasi IT tersebut bank bjb bisa lebih cepat melayani masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang ingin menjadi nasabah dan membuka rekening baru.

"Dengan inovasi itu, nanti masyarakat gak perlu lagi datang ke bjb cukup hanya dengan handphone saja. Mereka bisa menjadi nasabah bjb," katanya. 

Tidak hanya itu saja bank bjb pun rencananya akan kerjasama dengan disdukcapil untuk pengembangan DPK.

"Bank Bjb tidak boleh kalah dengan bank bca. Bca itu dengan biaya administrasi tabungan saja sudah bisa membiayai pegawai bca se indonesia karena saking banyaknya nasabah. Begitu juga dengan bjb, dengan banyak nasabah itu sudah besar incomenya. Ini yang akan kita dorong agar bank bjb jadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Bukan jadi penonton," pungkasnya.(WAN)

  • Share
Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..