Berusaha Kabur, Pelaku Pembunuhan di Cianjur Ditembak Polisi

  • Redaktur by Wawan Rabu, 05 Feb 2020, 19:30

JAVANEWS.TV I CIANJUR – Satreskrim Polres Cianjur, berhasil menangkap dua pelaku yang sempat buron selama empat tahun kasus pembunuhan Sarwo Nandang (34) warga Gang Banjar, Kecamatan/Kabupaten Cianjur pada Maret 2016 lalu, lantaran terbakar api cemburu.

Kedua pelaku yang tega menghabisi nyawa korban, yakni Sandi Anugrah alias Bolang (28) yang diberikan tindakan tegas terukur oleh Timsus Satreskrim Polres Cianjur dengan timah panas, karena coba melarikan diri, serta Mitra Yana alias Mimit (26).

“Tersangka Sandi kami berikan tindakan tegas karena mencoba melarikan diri saat akan ditangkap,” kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto saat gelar perkara di Mapolres, Rabu (5/2/2020).



 Berdasarkan keterangan dari kedua tersangka, lanjut Juang, selama empat tahun dalam pengejaran polisi, tersangka kerap berpindah-pindah tempat persembunyian.

“Kedua tersangka ini kerap berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. Bahkan dari pengakuannya, mereka sempat bersembunyi di Sumatera dan bekerja di sebuah perkebunan sawit,” katanya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHPidana dan atau pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Baca Juga:

Jelang Pergantian Tahun, 118 Anggota Polres Dinaikan Satu Pangkat

Ciduk Pengedar Sabu, Polisi Amankan 42 Paket dari Dua Pelaku

“Penangkapan kedua tersangka ini juga tak lepas dari kejelian anggota kami dan informasi masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka. Tentunya kami tidak akan segan kepada para pelaku kejahatan untuk memberikan tindakan tegas,” jelasnya.

Selain menangkap dua tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, berupa senjata tajam jenis badik, dua unit handphone, dan satu unit sepeda motor jenis matik.

Sekedar diketahui, kasus pembunuhan tersebut terjadi pada Maret 2016. Mulanya, Sandi bersama kedua tersangka lainnya berkumpul dan menenggak minuman keras dengan korban di bengkel tambal ban di sekitar lampu merah kawasan Jebrod, Kecamatan Cilaku sekitar pukul 02.00 WIB.

Pada saat berkumpul tersebut, tersangka tersinggung dengan perkataan korban yang tak mau mengakui hutangnya. Selain itu korban menjalin kedekatan dengan pacar dari tersangka, namun tak terjadi keributan.

Setelah itu tersangka dan korban hendak pindah tempat ke pangkalan ojek yang tidak jauh dari lokasi awal. Namun di perjalanan, tersangka Bolang merasa tersinggung lagi oleh perkataan korban dan langsung membacok korban dengan golok yang dia bawa dari tempat tambal ban.

Setelah terjatuh, korban kemudian dipukul dan ditendang oleh kedua tersangka lainnya hingga tidak berdaya. Untuk menghilangkan jejak, para pelaku membawa korban ke Jalan Raya Cibeber dan dibuang di pinggir jalan. Pada akhirnya jasad korban ditemukan beberapa hari kemudian.

“Jadi motifnya, tersangka sakit hati kepada korban karena sering menghina dan merendahkan tersangka, serta ada kedekatan dengan pacar tersangka,” jelasnya. (Ricky/nazwar.job)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..