Intip! 6 Fitur Kemudahan Konsultasi Pajak Online Ala DJP Jabar I

  • Redaktur by rahmat Kamis, 26 Mar 2020, 15:00

Foto: hitechno

JAVANEWS.TV I BANDUNG,- 

Mengantisipasi permintaan layanan online yang semakin meningkat, maka Kanwil DJP Jawa Barat I mengembangkan Layanan Konsultasi via Chat Otomatis agar pelayanan terhadap Wajib Pajak berjalan lebih baik, terlebih selama masa darurat wabah Covid-19.


Kepala DJP Jabar I, Neilmaldrin Noor mengatakan layanan Konsultasi ini diberi label TASYA (TAnya SaYA). TASYA berangkat dari semangat melayani Wajib Pajak dan membantu memberikan kemudahan agar Wajib Pajak dapat menunaikan hak dan kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

TASYA dapat dihubungi via chat WhatsApp di nomor 081326422117 (wa.me/6281326422117) atau melalui Direct Message (DM) akun instagram @pajakjabar1 (https://www.instagram.com/pajakjabar1).

"Layanan ini bisa membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan umum perpajakan kapan dan di manapun karena bisa diakses 7 x 24 jam,"kata Neilmaldrin Noor dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2020)

Baca Juga:

Aksi Teror Selandia Baru Terindikasi Game Online, MUI Belum Keluarkan Fatwa

Sebelum 31 Maret, Warga Sumedang Wajib Lapor Pajak

Ada 6 fitur utama TASYA, yaitu panduan pajak, persyaratan pajak, formulir pajak, tenggat pajak, tanya dan konsultasi, serta daftar kontak KPP se-Kanwil DJP Jawa Barat I. 

Kehadiran TASYA akan menambah akses Wajib Pajak untuk mendapatkan informasi selain melalui call center 1500 200, chat @kring_pajak baik via twitter maupun website www.pajak.go.id, dan telepon atau media sosial kantor pajak.

Peluncuran TASYA juga bertujuan membuat layanan kepada wajib pajak semakin efektif dan dapat menjangkau Wajib Pajak milenial yang sudah terbiasa dengan chatting.

"Semoga bisa berdampak positif terhadap kepatuhan wajib pajak, karena pajak kuat Indonesia maju,"ujarnya

Diketahui, berdasarkan data pada sistem administrasi Kanwil DJP Jawa Barat I, sampai dengan Selasa (24/3/2020) tercatat sebanyak 536.164 SPT Tahunan yang masuk secara on line atau 35,47% dari jumlah 1.470.350 wajib pajak terdaftar yang wajib menyampaikan SPT. Dari keseluruhan SPT yang masuk tersebut, 90,24% nya atau sejumlah 483.821 SPT dilaporkan melalui e-filing, sedangkan sisanya melalui kanal lainnya.

"Masih terdapat 934.186 wajib pajak yang belum melaporkan SPT Tahunan dan berpotensi membutuhkan layanan konsultasi pengisian SPT maupun perpajakan lainnya,"pungkasnya (MAT)

Stempel hada stamp

BERITA TERKAIT

Sports

Berita Terkini

Berita Populer

NEWSLETTER

Subscribe to our newsletter to get notification about new updates, information, discount, etc..